Outbound Training Leadership


Outbound Training Leadership

Outbound Training leadership di sebuah pesantren terkenal di Bandung, salah satu simulasinya adalah menjaga amanah. Peserta dibagi beberapa kelompok dan dilepas ke hutan pada jam 12 malam teng. Masing-masing kelompok diberi air mineral yang dibungkus pakai kantong plastik. Arahannya, air tersebut tidak boleh tumpah atau pecah hingga tim kembali ke pos awal.

Outbound training tsb memang mengarah pada pembentukan karakter kepemimpinan yang amanah. Kami harus menyusuri medan yang tidak ringan seperti melewati kubangan lumpur, sungai yang cukup deras, gelapnya hutan, batu-batu yang licin, air terjun dan lainnya. Plastik berisi air tersebut tetap harus dijaga sehingga setiap mencapai titik tertentu, ketua regu menanyakan bagaimana kondisi plastik tersebut, apakah sudah pecah atau masih aman.

Sikap apa yang ingin dibentuk dari outbound leadership training ini? Selain menjaga amanah, pemimpin harus terus mengevaluasi kinerja timnya dalam menjaga tanggung-jawab yang diemban. Hambatan di depan mata, medan perjuangan yang berat, tidak bisa dijadikan alasan untuk bekerja setengah-setengah dalam menjaga apa yang sudah dipercayakan oleh orang lain, yang dalam hal ini ketua organisasi dan ketua panitia. Itulah sebabnya dalam membangun mental kepemimpinan, hal yang pertama kali harus dilakukan adalah diterjunkan langsung ke lapangan melalui outbound training seperti ini. Sebab dengan menemukan rintangan secara riil, berkomunikasi dengan orang lain, kerjasama tim, dan memecahkan persoalan secara musyawarah dapat dipelajari dan dirasakan oleh tiap individu apabila mereka menyatu dengan alam. Dan leadership training adalah salah satu cara jitu untuk melahirkan karakter nomor satu dalam diri seorang pemimpin: rasa bertanggung-jawab.

Pencarian Google:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *