TEAM HEBAT

Membangun sebuah Team yang sinergis tentu saja bukan sebuah perkara mudah Team terdiri dari beragam individu- yang tidak saja berbeda sifat dasar, namun juga berbeda kepentingan meski bekerja dalam lingkup yang sama, Seorang perfeksionis yang ambisius bisa jadi akan mengalami kebuntuan komunikasi dengan seorang yang berkarakter pragmatis. Seorang yang tumbuh di kultur Sunda mungkin akan berkonflik dengan temannya yang bersuku Batak. Seorang lulusan S2 bisa jadi akan bertikai dengan atasannya sendiri yang ‘hanya’ lulusan S1.

Karena perusahaan adalah komunitas manusia, maka untuk itu perlakuannya pun harus didasarkan pada aspek psikologis, bukan mekanis. Dan berbicara tentang psikologis artinya berbicara tentang hubungan suka-tidak suka, akrab-tidak akrab, terbuka-tertutup, dan lainnya. Karena itulah dibutuhkan sebuah kegiatan yang berorientasi pada pembentukan team  dalam perusahaan. Kegiatan ini tidak harus dilakukan di dalam ruang-ruang rapat, namun justru diselenggarakan di tempat yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Misalnya adalah alam terbuka. Sebab suasana kesejukan yang ditawarkan oleh ruang terbuka akan berpengaruh terhadap psikologis karyawan yang menjadi peserta Team Work  training. Tidak heran banyak pakar merekomendasikan alam sebagai solusi menetralisir jiwa.

Team Building adalah proses yang berkelanjutan yang membantu kelompok kerja ber kem bang menjadi sebuah unit. Para anggota tim tidak hanya mengemukakan harapan atau ide untuk menyelesaikan tugas-tugas kelompok, tapi memberikan kepercayaan dan dukungan satu sama lain dan menghormati satu sama lain atas perbedaan anggotanya.

Team Building tercapai ketika komitmen terjadi dan menyetujui bahwa seluruh anggotanya tim adalah satu, dan bukan lagi berdiri atau mewakilkan atas si A, B, C atau D tapi menjadi tim yang satu, ketika saya, anda, dia dan mereka adalah “KITA” maka proses penyatuan team telah terlaksana, tidak berbicara atau bertindak atas nama saya atau atas nama anda tapi berbicara atau bertindak  atas nama “KITA”

Team Building/ Outbound Training

Team Building/ Outbound Training , secara harfiah adalah pelatihan yang diadakan di luar ruangan, seperti alam terbuka.. Tujuan dipilihnya alam terbuka sebagai medium training bukanlah tanpa alas an Alam terbuka hampir selalu menyenangkan , kita dapat tampil apa dan adanya keluar dari atribut yang melekat serta basi basi . Terlebih lagi melakukan aktifitas pengembangan diri alam terbuka , selain sangat menyenangkan juga sangat efektif , dengan menggunakan metodologi experiential learning , peserta dituntut untuk berani keluar dari teori teori , berani untuk masuk lebih dekat kepada realitas hubungan antar manusia dan alam dan kemudian menarik hikmah dari apa yang sudah dialami kemudian mencoba menteorikan hikmah yang diperolehnya. ( … from wonder to wisdom ) dan membuat rencana untuk mentransfernya kedalam situasi nyata di kesehariannya dalam pekerjaan)

Saya dengar saya lupa
Saya lihat saya ingat
Saya melakukan saya paham
( Konfusius)

Tahapan Experential learning

1. Do
Proses simulasi dalam bentuk kegiatan yang sesuai dan mirip dengan proses kerja yang ada. Peserta akan diajak untuk aktif dalam menjalankan aktivitas ini sehingga value yang didapatkan juga maksimal. Untuk mengefektifkan penyerapan nilai – nilai yang ada, maka akan dibagai dalam kelompok – kelompok kecil berjumlah 8 – 15 orang. Pada setiap simulasi permainan yang ada akan di berikan frame yang akan membawa peserta ke dalam suasana yang miripdengan materi atau keseharian kerja yang ada.

2. Reflect
Proses sharing bersama, dimana meskipun aktivitasnya sama, tetapi setiap orang tentu punya perasaan dan proses pribadi yang berbeda – beda dalam menjalankannya. Proses sharing ini akan memperkaya setiap individu dan mempertajam pemahaman akan sebuah issue yang kita angkat dari simulasi tersebut. Diharapkan setiap peserta dapat menceritakan perasaan dan proses pribadinya untuk memperkaya dan memberikan nilai tambah pada pemahaman setiap peserta.

3. Apply
Nilai – nilai belajar yang didapat dan sharing pengalaman pada proses Relect akan lebih dikerucutkan lagi pada aplikasi pekerjaan sehari – hari dalam kaitannya dengan permasalahan yang sedang terjadi , sehingga peserta dapat mengaplikasikan nilai – nilai belajar tersebut pada pekerjaan.
Dalam pencapaian tujuan dari ketiga proses tersebut, setiap kelompok akan selalu didampingi oleh fasilitator ahli yang akan memfasilitasi peserta untuk mendapatkan value dan nilai belajar yang optimal .

Materi Kegiatan

  1. Pemahaman diri dan orang lain
  2. Membangun Komitmen
  3. Membangun mentalitas kelimpahan
  4. Membangun Trust
  5. Komunikasi Efektif
  6. Pola kerja efektif & efisien
  7. Continuosly Improvment
  8. Sinergy

Bentuk Kegiatan

  1. Camping
  2. Hiking/ Adventure
  3. High Rope Activities
  4. Problem solving Activities
  5. Atau Customized

Durasi Kegiatan

Lama kegiatan ini adalah 3 Hari

Tempat Kegiatan

Bukit Sukamantri , Punggungan Gunung Salak Bogor , atau customized

Tahapan Kegiatan

Tahap Persiapan (Pra – Training)
Proses diskusi dan sharing untuk menggali akan kebutuhan klien menjadi hal yang sangat mendasar bagi kami dalam penyusunan sebuah program. Sharing dan diskusi ini akan disesuaikan dengan perkembangan issue, ilmu pengetahuan atau trend yang sedang berkembang.
Kami sangat menghormati keunikan budaya setiap klien kami, itulah sebabnya kami akan duduk bersama dengan HRD untuk menghasilkan program yang tepat, mengena dan bernilai lebih. Keinginan klien akan selalu kita akomodir tanpa mengurangi ‘value’ dari pencapaian objectives pelatihan yang diinginkan.

Tahap Pelaksanaan
Kami tawarkan sebuah proses simulasi yang ’not just game’, karena inti dari setiap ’simulasi’ adalah pada ’value’ yang ada di dalamnya. Kami sadar sepenuhnya bahwa unsur – unsur refreshment, juga merupakan pemicu untuk belajar, itulah mengapa simulasi yang kami tawarkan adalah sebuah simulasi yang valuable, remarkable and memorable.
Pengalaman yang terstruktur, sistematis dan memorable akan membantu peserta dalam memaham inilai-nilai yang terjadi dalam proses dinamika kelompok. Pengalaman-pengalaman tersebut akan mereka dapat dalam 4 tahapan yang ada yaitu:
•Goal setting
•Group dynamics
•Initiative & problemsolving
•Generalize

Tahap Evaluasi & Laporan
Laporan penyelenggaraan kegiatan akan memberikan gambaran kegiatan secara umum dan perkembangan kelompok yang ada. Perkembangan kelompok ini akan sangat bermanfaat untuk HRD perusahaan alam menentukan langkah yang akan diambil selanjutnya bagi perkembangan organisasi.
Kemampuan fasilitator kami untuk melihat individu–individudi kelompok akan mempertajam  laporan yang dihasilkan. Perkembangan kelompok juga menjadi perhatian khusus dalam penanganannya.Hal yang terjadi dalam kelompok akan dapat disampaikan dalam laporan yang jelas,

Investasi

Biaya dihitung secara perorangan, minimal 20 peserta, maksimal 60 peserta, yaitu sebesar  Rp. 3 juta

Biaya tsb sudah melingkupi

  1. Transpotasi PP
  2. Akomodasi ( Tenda / Hotel )
  3. Konsumsi selama kegiatan
  4. Tenaga kerja
  • Menager Pelatihan
  • Trainer
  • Tim Instrutur
  • Tim Tekhnis
  • Tim medis
  • Dokumentasi
  1. Peralatan & Perlengkapan kegiatan
  2. Shirt Peserta